Salah satu Wali Kota terbaik dunia asal Indonesia, Tri Rismaharini atau biasa dipanggil Risma dikabarkan akan maju bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2017 mendatang.
Risma disebut-sebut didorong PDI Perjuangan untuk menantang popularitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok , lalu apa tanggapan Ahok sendiri tentang majunya Risma di Pilgub DKI Jakarta?
"Saya pikir itu malah untungkan orang Jakarta, karena ada pilihan, gitu saja sih. Itu bagus karena bisa membuat banyak pilihan dalam pilkada," kata Ahok, Minggu (8/5/2016).
Sedangkan soal benar atau tidaknya Risma maju dalam Pilgub DKI, Ahok tidak mau menduga-duga. Menurut dia, soal itu merupakan wewenang PDIP sebagai tempat Risma bertarung.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan, siapa pun kader harus selalu siap jika sewaktu-waktu ditugaskan jadi calon Gubernur DKI Jakarta. Hal itu juga berlaku bagi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Namun, penugasan tersebut diberikan apabila PDIP tidak menemukan satu pun tokoh yang mumpuni untuk melawan Ahok dalam penjaringan yang sejauh ini sudah diikuti 32 orang. "Sebagai kader tidak bisa (menolak). Kalau partai memerintahkan, tidak ada bilang tidak bisa. pasti langsung dilaksanakan," tegas Komarudin.
Sementara Risma sendiri mengaku sudah menyampaikan jawabannya terkait rencana pencalonannya maju di Pilgub DKI. Dia mengatakan masih terikat janji dengan warga Surabaya.
Risma disebut-sebut didorong PDI Perjuangan untuk menantang popularitas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok , lalu apa tanggapan Ahok sendiri tentang majunya Risma di Pilgub DKI Jakarta?
"Saya pikir itu malah untungkan orang Jakarta, karena ada pilihan, gitu saja sih. Itu bagus karena bisa membuat banyak pilihan dalam pilkada," kata Ahok, Minggu (8/5/2016).
Sedangkan soal benar atau tidaknya Risma maju dalam Pilgub DKI, Ahok tidak mau menduga-duga. Menurut dia, soal itu merupakan wewenang PDIP sebagai tempat Risma bertarung.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun mengatakan, siapa pun kader harus selalu siap jika sewaktu-waktu ditugaskan jadi calon Gubernur DKI Jakarta. Hal itu juga berlaku bagi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Namun, penugasan tersebut diberikan apabila PDIP tidak menemukan satu pun tokoh yang mumpuni untuk melawan Ahok dalam penjaringan yang sejauh ini sudah diikuti 32 orang. "Sebagai kader tidak bisa (menolak). Kalau partai memerintahkan, tidak ada bilang tidak bisa. pasti langsung dilaksanakan," tegas Komarudin.
Sementara Risma sendiri mengaku sudah menyampaikan jawabannya terkait rencana pencalonannya maju di Pilgub DKI. Dia mengatakan masih terikat janji dengan warga Surabaya.
Risma akan Bertarung di Pilkada Jakarta, ini komentar Ahok
Reviewed by Unknown
on
9:28 PM
Rating:
No comments: