Universitas Indonesia akan mengikuti kompetisi internasional yang mengangkat tema panel surya sebagai tenaga alternatif penggerak kapal yang ramah lingkungan di Swiss, Belanda, dan Virginia.
Dalam kompetisi tersebut UI akan diwakili tiga tim yaitu Solar Boat Team (SBT), Hydros Team (HT), dan Autonomous Marine Vehicle Team (AMV).
HT akan mengikuti kompetisi International Hydrocontest 2016 di Swiss pada 24-31 Juli 2016, lomba ini mengangkat tema efisiensi energi hull kapal. Sedangkan AMV akan mengikuti AUVSI Roboboat Competition 2016 pada 4-10 Juli 2016, di Virginia Beach, Amerika Serikat, lomba ini mengangkat tema kapal selam tanpa awak.
Rektor UI Prof. Muhammad Anis menyampaikan kebanggaannya atas prestasi para mahasiswa UI dalam menciptakan beragam karya inovasi. Dirinya berharap keikutsertaan para tim pembuat kapal inovatif dari UI ini mampu memperkenalkan kapal khas Indonesia dalam kontes International serta meningkatkan citra Indonesia sebagai poros maritim.
“Harapannya, karya mahasiswa ini dapat memicu pertumbuhan inovasi dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan yang diimplemetasikan pada sebuah kapal,” kata Anis kepada rri.co.id, di Balairung UI, Depok, Jawa Barat.
Ketua tim SBT Pradana mengatakan Kapal Jayasatria Garuda atau Jagur menggusung konsep sumber energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan dengan menggunakan energi surya sebagai penggerak. Kapal yang terbuat dari karbon fiber ini berdimensi pajang 6 meter, lebar 2,2 meter dengan berat 200 kg, menggunakan 4 solar panel masing-masing 260 WP, bateri 1,5 KWH dan mesin listrik 4 KW.
"Target jelas masuk 3 besar, tapi untuk tahun pertama ini bagi kami 5 besar sudah cukup baik," kata Pradana.
Total 20 tim kurang lebih ada 17 Negara yang ikut berkompetisi dalam kontes ini. Kapal ini mengangkat desain tradisional Indonesia yaitu kapal bercadik atau Jukung, menggunakan tiga konfigurasi yaitu primaran, tiga lambung kapal. Kata dia Mid Term dan Long Term target adalah aplikasi Solar Cell sebagai Propolisi utama kapal berguna untuk kebutuhan nelayan.
Dalam kompetisi tersebut UI akan diwakili tiga tim yaitu Solar Boat Team (SBT), Hydros Team (HT), dan Autonomous Marine Vehicle Team (AMV).
HT akan mengikuti kompetisi International Hydrocontest 2016 di Swiss pada 24-31 Juli 2016, lomba ini mengangkat tema efisiensi energi hull kapal. Sedangkan AMV akan mengikuti AUVSI Roboboat Competition 2016 pada 4-10 Juli 2016, di Virginia Beach, Amerika Serikat, lomba ini mengangkat tema kapal selam tanpa awak.
Rektor UI Prof. Muhammad Anis menyampaikan kebanggaannya atas prestasi para mahasiswa UI dalam menciptakan beragam karya inovasi. Dirinya berharap keikutsertaan para tim pembuat kapal inovatif dari UI ini mampu memperkenalkan kapal khas Indonesia dalam kontes International serta meningkatkan citra Indonesia sebagai poros maritim.
“Harapannya, karya mahasiswa ini dapat memicu pertumbuhan inovasi dalam pemanfaatan energi ramah lingkungan yang diimplemetasikan pada sebuah kapal,” kata Anis kepada rri.co.id, di Balairung UI, Depok, Jawa Barat.
Ketua tim SBT Pradana mengatakan Kapal Jayasatria Garuda atau Jagur menggusung konsep sumber energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan dengan menggunakan energi surya sebagai penggerak. Kapal yang terbuat dari karbon fiber ini berdimensi pajang 6 meter, lebar 2,2 meter dengan berat 200 kg, menggunakan 4 solar panel masing-masing 260 WP, bateri 1,5 KWH dan mesin listrik 4 KW.
"Target jelas masuk 3 besar, tapi untuk tahun pertama ini bagi kami 5 besar sudah cukup baik," kata Pradana.
Total 20 tim kurang lebih ada 17 Negara yang ikut berkompetisi dalam kontes ini. Kapal ini mengangkat desain tradisional Indonesia yaitu kapal bercadik atau Jukung, menggunakan tiga konfigurasi yaitu primaran, tiga lambung kapal. Kata dia Mid Term dan Long Term target adalah aplikasi Solar Cell sebagai Propolisi utama kapal berguna untuk kebutuhan nelayan.
Universitas Indonesia Kembangkan Kapal Tenaga Surya
Reviewed by Unknown
on
10:32 PM
Rating:
No comments: