Recent Posts

Australia Siapkan 110 Miliar Untuk Riset di Indonesia

Australia Siapkan 110 Miliar Untuk Riset di Indonesia
Indonesia dan Australia memulai kerjasama riset di bidang peternakan dan pertanian bernilai $11,7 juta (sekitar 110 miliar) dengan fokus membantu peternakan sapi pedaging berskala kecil di Indonesia Timur.

Duta Besar RI Canberra Nadjip Riphat Kesoema didampingi oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ronny R. Noor pada tanggal 18-19 April 2016 telah melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan pimpinan the University of New England (UNE), para peneliti, pimpinan the Australian Centre for International Agricultural (ACIAR) dan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) di kampus UNE, Armidale. Dikutip dari ABC, Kamis (21/4/2016).

Dalam pertemuan tersebut Dubes Nadjib Riphat Kesoema berhasil mendorong realisasi kerjasama penelitian dan pendidikan di bidang peternakan dan pertanian senilai $11,7 juta.

Kerja sama penelitian dan pendidikan ini merupakan upaya panjang yang telah dirintis oleh KBRI Canberra dalam upaya mengembangkan sektor pertanian dan peternakan di wilayah Indonesia Timur.

Penelitian dan pengembangan pendidikan ini merupakan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Australia yang pendanaannya dilakukan melalui DFAT dengan pelaksana lapangan ACIAR dan UNE.

Fokus dari penelitian ini adalah produksi sapi pedaging secara terintegrasi dan perbaikan sistem peternakan sapi pedaging skala kecil di wilayah Indonesia Timur. Demikian rilis yang diterima oleh ABC Australia Plus Indonesia dari KBRI Canberra.

Dikatakan, fokus penelitian dan pengembangan pendidikan pertanian dan peternakan di wilayah Indonesia Timur dinilai sangat strategis mengingat upaya pemerintah Presiden Jokowi yang saat ini dalam pemerataan pembangunan.

"Pertanian di Indonesia memegang peran penting dan strategis dalam pembangunan. Sektor ini berkontribusi sebesar sekitar 15% dari GDP dan berhasil menciptakan 40% lapangan kerja di seluruh wilayah Indonesia." kata Dubes Nadjip.

Sementara itu Rektor (Vice Chancellor) UNE Prof. Annabelle Duncan menyatakan kerjasama ini akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa termasuk dari Indonesia untuk menyelesaikan program doktornya dengan kemampuan professional spesifik yang memiliki kemampuan teknik yang tinggi dalam bidang peternakan dan pertanian.

“Saat ini Australia umumnya dan UNE khususnya memiliki hubungan yang sangat erat dengan mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang melaksanakan studinya di Australia dan juga berbagai proyek penelitian yang dilaksanakan di Indonesia," kata Prof. Duncan.
Australia Siapkan 110 Miliar Untuk Riset di Indonesia Australia Siapkan 110 Miliar Untuk Riset di Indonesia Reviewed by Unknown on 9:06 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.